game Online

Juli 18, 2009

GAME ONLINE

Nama : ITRI RAMAYANTI

NIM : KA 090009

LATAR BELAKANG

Dalam 10 tahun terakhir, permainan elektronik atau yang kita sering sebut dengan game online telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Ini bisa kita lihat di kota-kota besar, tidak terkecuali juga kota-kota kecil, banyak sekali game center yang muncul. Game center itu sendiri tidak seperti halnya warnet, mereka memiliki pelanggan tetap yang lebih banyak daripada warnet. Inilah yang membuat game center hampir selalu ramai dikunjungi.

Game saat ini tidak seperti game terdahulu, jika dahulu game hanya bisa maksimal dimainkan dua orang, sekarang dengan kemajuan teknologi terutama jaringan internet, game bisa dimainkan 100 orang lebih sekaligus dalam waktu yang bersamaan.

Walaupun game ditujukan untuk anak-anak, tidak sedikit pula orang dewasa kerap memainkannya bahkan tidak sedikit yang menjadikannya sebagai pekerjaan dan mendapat penghasilan dari bermain game.

Game Online juga membawa dampak yang besar terutama pada perkembangan anak maupun jiwa seseorang. Walaupun kita dapat bersosialisasi dalam game online dengan pemain lainnya, Game online kerap membuat pemainnya melupakan kehidupan sosial dalam kehidupan sebenarnya.

PENGERTIAN GAME

Pengertian Game Menurut Agustinus Nilwan dalam bukunya “Pemrograman Animasi dan Game Profesional” terbitan Elex Media Komputindo, game merupakan permainan komputer yang dibuat dengan teknik dan metode animasi. Jika ingin mendalami pengunaan animasi haruslah memahami pembuatan game. Atau jika ingin membuat game, maka haruslah memahami teknik dan metode animasi, sebab keduanya saling berkaitan.

PENGERTIAN DARI GAME ONLINE

Game Online atau sering disebut Online Games adalah sebuah permainan (games) yang dimainkan di dalam suatu jaringan (baik LAN maupun Internet) yang digunakan untuk sarana hiburan yang menggunakan perangkat elektronik.

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN GAME ONLINE

Perkembangan game online sendiri tidak lepas juga dari perkembangan teknologi komputer dan jaringan computer itu sendiri. Meledaknya game online sendiri merupakan cerminan dari pesatnya jaringan computer yang dahulunya berskala kecil (small local network) sampai menjadi internet dan terus berkembang sampai sekarang. Games Online saat ini tidaklah sama seperti ketika games online diperkenalkan untuk pertama kalinya. Pada saat muncul pertama kalinya tahun 1960, computer hanya bisa dipakai untuk 2 orang saja untuk bermain game. Lalu muncullah computer dengan kemampuan time-sharing sehingga pemain yang bisa memainkan game tersebut bisa lebih banyak dan tidak harus berada di suatu ruangan yang sama (Multiplayer Games).

Lalu pada tahun 1970 ketika muncul jaringan computer berbasis paket (packet based computer networking), jaringan computer tidak hanya sebatas LAN saja tetapi sudah mencakup WAN dan menjadi Internet. Game online pertama kali muncul kebanyakan adalah game-game simulasi perang ataupun pesawat yang dipakai untuk kepentingan militer yang akhirnya dilepas lalu dikomersialkan, game-game ini kemudian menginspirasi game-game yang lain muncul dan berkembang. Pada tahun 2001 adalah puncak dari demam dotcom, sehingga penyebaran informasi mengenai game online semakin cepat

PERKEMBANGAN GAMES ONLINE DI INDONESIA

Menurut Ligagame Indonesia(ligagames.com), game online muncul di Indonesia pada tahun 2001, dimulai dengan masuknya Nexia Online. Game online yang beredar di Indonesia sendiri cukup beragam, mulai dari yang bergenre action, sport, maupun RPG(role-playing game). Tercatat lebih dari 20 judul game online yang beredar di Indonesia. Ini menandakan betapa besarnya antuiasme para gamer di Indonesia dan juga besarnya pangsa pasar games di Indonesia. Berikut adalah game online yang hadirl di Indonesia:

Nama Games

Muncul Tahun

Pemegang Lisensi

Tipe Game

Tipe grapis

Status

Nexia

2001

BolehGame

RPG

2D

Ditutup thn 2004

RedMoon

2002

RPG

2,5D

Ditutup thn 2005

Laghaim

2003

Boleh Game

RPG

3D

Ditutup thn 2006

Ragnarok

2003

Lyto

RPG

3D

Masih

GunBound

2004

Boleh Game

Action RPG

3D

Masih

Xian

2004

Boleh Game

Strategy RPG

3D

Masih

Risk Your Life

2004

Dream Web Tech

Action RPG

3D

Masih

Tantra

2004

Playon

RPG

3D

Masih

Survival Project

2004

Playon

RPG

2D

Ditutup thn 2006

GetAmped

2005

Lyto

RPG

2,5D

Masih

Stargate

2005

Borneo X

RPG

2D

Ditutup thn 2006

TS

2005

Global World Technology

RPG

2D

Ditutup thn 2008

O2jam

2005

Infomedia Nusantara

Musical

3D

Masih

Pangya

2005

Boleh Game

Sport

3D

Ditutup thn 2008

Knight

2005

Infomedia Nusantara

RPG

3D

Ditutup thn 2007

Vital Sign

2005

FPS

3D

Ditutup thn 2007

SEAL

2006

Lyto

RPG

3D

Masih

RAN

2006

Jaspace

RPG

3D

Masih

Deco

2006

Playon

RPG

3D

Masih

AyoDance

2006

Maxus Infotech

Musical

3D

Masih

DOMO

2007

Datakom Wijaya Pratama

RPG

3D

Masih

Angle Love

2007

WaveGame

RPG

3D

Masih

Rising Force

2007

Lyto

RPG

3D

Masih

Ghost

2007

Kreon

RPG

2D

Masih

Selain game diatas, ada juga game-game seperti Warcraft, Counterstrike, Age Of Empire, Need For Speed Series yang juga banyak menyita perhatian para gamer di Indonesia walaupun tidak sebesar game – game yang disebutkan diatas. Contohnya Countersrtike lebih lancar dimainkan pada mode LAN dibandingkan internet karena latencynya yang besar dan servernya kurang cepat sehingga sewaktu bermain game ada jeda membuat gamers menjadi tidak nyaman, begitu juga halnya dengan Warcraft dan Age of empire.

TIPE-TIPE GAME ONLINE

· First Person Shooter(FPS), sesuai judulnya game ini mengambil pandangan orang pertama pada gamenya sehingga seolah-olah kita sendiri yang berada dalam game tersebut, kebanyakan game ini mengambil setting peperangan dengan senjata-senjata militer (di indonesia game jenis ini sering disebut game tembak-tembakan).

· Real-Time Strategy, merupakan game yang permainannya menekankan kepada kehebatan strategi pemainnya, biasanya pemain memainkan tidak hanya 1 karakter saja akan tetapi banyak karakter.

· Cross-Platform Online, merupakan game yang dapat dimainkan secara online dengan hardware yang berbeda misalnya saja need for speed undercover dapat dimainkan secara online dari PC maupun Xbox 360(Xbox 360 merupakan hardware/console game yang memiliki konektivitas ke internet sehingga dapat bermain secara online).

· Browser Games, merupakan game yang dimainkan pada browser seperti Firefox, Opera, IE. Syarat dimana sebuah browser dapat memainkan game ini adalah browser sudah mendukung javascript, php, maupun flash.

· Massive Multiplayer Online Games, adalah game dimana pemain bermain dalam dunia yang skalanya besar (>100 pemain), setiap pemain dapat berinteraksi langsung seperti halnya dunia nyata

Bedasarkan teknologi grapis

ü 2 Dimensi, game yang mengadopsi teknologi ini rata-rata game yang termasuk ringan, tidak membebani system. Tetapi game dengan kualitas gambar 2D tidak enak dilihat apabila dibandingkan dengan game 3D sehingga rata-rata game online sekarang mengadopsi teknologi 2,5D yaitu dimana karakter yang dimainkan masih berupa 2D akan tetapi lingkungannya sudah mengadopsi 3D.

ü 3 Dimensi, game bertipe 3 DImensi merupakan game dengan grapis yang baik dalam penggambaran secara realita, kebanyakan game-game ini memiliki perpindahan kamera (angle) hingga 360 derajat sehingga kita bisa melihat secara keseluruhan dunia games tersebut. Akan tetapi game 3D meminta spesifikasi komputer yang lumayan tinggi agar tampilan 3 Dimensi game tersebut ditampilkan secara sempurna.

Bedasarkan cara pembayaran

Maksud dari cara pembayaran ini adalah bagaimana perusahaan game online mendapatkan uang dari gamesnya. Bedasarkan kategori ini games online dapat dibedakan menjadi 2 yaitu

A. Pay Per Item, game yang berada pada category ini merupakan game yang bisa diinstall atau dimainkan secara gratis, dan game ini biasanya mengenakan biaya pada pemainnya apabila pemainnya ingin cepat menaikkan level atau membeli barang (item) langka yang tidak pernah dijumpai pada permainan. Jenis game seperti ini yang paling dijumpai di Indonesia. Contoh: Gunbound, Ragnarok, Ghost Online,dll.

B. Pay per Play, game ini harus dibeli dan diinstal secara legal karena pada saat diinstal game terebut akan mendaftarkan pemain ke internet langsung dan apabila yang diinstal adalah program bajakan maka secara otomatis system akan memblokirnya. Contoh: War of Warcraft,dll.

DAMPAK BAIK DAN BURUK DARI GAME ONLINE

Game online muncul tidak hanya mempengaruhi kehidupan social pemainnya dalam dunia nyata tetapi juga terkadang mempengaruhi kejiwaan seseorang apabila memainkannya terlalu lama. Seperti yang dilansir ketok.com, gara-gara sebuah game, seorang pemuda di amerika serikat nekad menusuk temannya sendiri. Bahkan anak-anak yang kecanduan bermain game sering membolos dari sekolahnya agar bisa melanjutkan petualangannya di dunia maya.

Akan tetapi dari segi bisnis, game online masih memiliki prospek bagus kedepannya. Dengan kehadiran games online ini, orang-orang bisa menciptakan lapangan kerja sendiri yaitu games center, atau menjadi pengembang games sehingga dapat mengurangi angka pengangguran. Game online juga bisa meningkatkan kemampuan bekerja sama pada otak anak seperti yang dilansir ketok.com.

KESIMPULAN

Dalam perjalanannya, games online telah menjalani perkembangan yang pesat, baik dari segi teknologinya mulai dari dahulu hanya dipakai oleh militer untuk keperluan militer hingga bisa menjadi industri maupun dari ragam jenisnya. Games online juga sudah mempengaruhi cara kita bersosialisasi dengan orang lain. Games online membuat kita dapat berinteraksi secara tidak langsung dengan orang lain. Akan tetapi efek dari keranjingan games online juga dapat berdampak buruk tergantung pada diri masing bagaimana cara mengontrolnya.

DAFTAR PUSTAKA

1. http://en.wikipedia.org/History of Online Games

2. http://en.wikipedia.org/Online Games

3. http://www.ketok.com/

4. Jessica Muligan , History Of Game Online,Februari 2000. http://imaginaryrealities.imaginary.com/

5. http://www.ligagames.com/sejarah-perkembangan-games-online-di-indonesia


Jadwal Kegiatan yang digunakan untuk Penulisan Proyek Akhir adalah sebagai berikut :

Mei 27, 2009

No.

Kegiatan yang dilakukan

Mei

Juni

Juli

Agustus

September

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1.

Pencarian tempat observasi

x

2.

Penyusunan Proposal

x

x

x

3.

Pengajuan Proposal

x

4.

Penulisan Bab 1

x

x

x

5.

Konsultasi dan revisi Bab I

x

x

6.

Penulisan Bab II

x

x

7.

Konsultasi dan revisi bab II

x

x

8.

Penulisan Bab III

x

x

x

9.

Konsultasi dan revisi bab III

x

x

10.

Penulisan Bab IV

x

x

x

11.

Konsultasi dan revisi Bab IV

x

x

12.

Penulisan Bab V

x

x

x

13.

Konsultasi dan revisi Bab V

x

x

x

14.

Pengecekan Ulang Bab I s/d Bab V

x

x

15.

Print Proyek Akhir

x


MY friends

Mei 22, 2009
My Friends

My Friends


PROGRES PENULISAN AKHIR PERANCANGAN SISTEM PENILAIAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG PADA TOKO ELEKTRONIK INDAH PRATAMA SAWANGAN DEPOK

Mei 20, 2009

1. JUDUL TUGAS AKHIR

PERANCANGAN SISTEM APLIKASI PENILAIAN PERSENDIAAN BARANG DAGANG PADA TOKO INDAH PRATAMA ELEKTRONIK SAWANGAN DEPOK

2. LATAR BELAKANG MASALAH

Persediaan merupakan salah satu aktiva lancar yang sangat perpengaruh pada laporan keuangan suatu perusahaan. Bagi perusahaan dagang yang kegiatan utamanya adalah membeli dan menjual barang dagangan, maka persediaan barang merupakan unsur yang paling aktif, karena sumber penghasilan utama bagi perusahaan tersebut adalah penjualan barang dagang.

Pentingnya persediaan bagi perusahaan dalam melaksanakan kegiatan usahanya terutama untuk perusahaan dagang, karena dengan persediaan perusahaan dapat memenuhi permintaan pembelian dari pelanggan, apabila persediaan dalam perusahaan tidak mecukupi dan tidak mampu memenuhi permintaan dari pelanggan, maka pelanggan akan kecewa dan tidak akan melakukan pembelian lagi pada perusahaan tersebut.

Dalam laporan keuangan, persediaan barang dagangan akan disajikan baik itu dineraca maupun dilaporan laba rugi. Persediaan barang dagangan yang tercantum pada neraca mencerminkan nilai barang yang ada pada tanggal neraca, sedangkan persediaan barang dagangan yang sudah dapat dibebankan sebagai biaya (harga pokok penjualan) akan tercantum pada laporan laba rugi. Agar dapat nilai persediaan barang dagangan yang dicatat sebesar nilai realisasi bersih, maka perusahaan perlu melakukan penilaian terhadap persediaan barang dagangan yang dimilikinya.

Nilai persediaan barang dagangan ditentukan oleh dua faktor, yaitu kuantitas dan harga pokok dari persediaan tersebut. Kuantitas persediaan barang dagangan dapat diketahui dengan melakukan perhitungan fisik atau melalui catatan dari kartu persediaan. Hal ini disesuaikan dengan metode pencatatan yang dipakai oleh perusahaan. Sedangkan harga pokok persediaan dapat diketahui dengan menghitungnya berdasarkan metode penilaian persediaan barang dagangan, perusahaan dituntut untuk konsisten dalam pencatatan dan penilaian persediaan barang dagangan, agar penyajian dalam neraca dan laporan laba rugi dicatat sebesar nilai realisasi bersih.

Sifat persediaan umumnya adalah bila kekurangan akan menghambat dalam memenuhi pesananan dari konsumen sehingga kegiatan penjualan akan tersendat, sedangkan bila terlampau besar dan berkumpul didalam persediaan tersebut pada akhirnya akan membawa resiko kecurian dan meningkatnya biaya penyimpanan dan perawatan persediaan.

Toko INDAH PRATAMA ELEKTRONIK SAWANGAN DEPOK merupakan salah satu perusahaan perseorangan yang bergerak dibidang penjualan alat-alat elektronik. Dengan beberapa jenis persediaan yang dimiliki oleh toko tersebut, maka diperlukan suatu system penilaian persediaan yang baik, agar dapat diketahui berapa jumlah persediaan barang dagang yang dimiliki dan nilai persediaan tersebut serta mencegah persediaan agar tidak menumpuk digudang.

3. PEMBAHASAN MASALAH

Dalam pengaturan persediaan yang dilakukan oleh TOKO INDAH PRATAMA ELEKTRONIK SAWANGAN DEPOK ada beberapa masalah yang dihadapi oleh toko tersebut diantaranya:

1. Pengelolaan persediaan barang membutuhkan ketelitian dan kecermatan agar informasi yang diberikan dapat dijamin kebenarannya. Sehingga pengelolaan persediaan barang secara manual belum cukup menjamin kebenaran informasi yang diberikan.

2. Tidak adanya kesamaan dalam metode pencatatan persediaan, bagian gudang menggunakan metode perpetual sedangkan bagian akuntansi tidak konsisten dalam menggunakan metode pencatatan persediaan, sehingga adanya perbedaan antara nilai persediaan pada catatan akuntansi dan persediaan yang ada digudang menyebabkan saldo persediaan dineraca tidak menunjukkan nilai sebenarnya.

4. PERUMUSAN MASALAH

Dari permasalahan diatas maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa permasalah utama pada TOKO INDAH PRAMATA ELEKTRONIK SAWANGAN DEPOK adalah “Perusahaan perseorangan ini belum mampu menerapkan metode pencatatan persediaan dengan baik dan belum mampu menilai persediaan dengan benar.

5. TUJUAN DAN KEGUNAAN PENELITIAN

Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk membuat sebuah program aplikasi sistem penilaian persediaan barang dagang dengan menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0

Adapun kegunaan dari penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut :

5.1 Untuk menambah pengetahuan dalam memahami penggunaan Aplikasi Microsoft Visual Basic 6.0 dalam lingkup Akuntansi khususnya bidang persediaan barang dagang.

5.2 Sebagai bahan masukan bagi perusahaan mengenai metode penilaian persediaan barang dagang yang baik.

6. KAJIAN TEORITIS

6.1 Pengertian Persediaan

Ada beberapa pendapat para ahli yang mendefinisikan pengertian persediaan ini, namun pada prinsipnya pendapat-pendapat yang ada tidak saling bertentangan antara satu dengan yang lainya. Berikut ini beberapa definisi dari persediaan yang dikemukakan oleh para ahli, yaitu
Menurut Standar Akuntansi (2002:14.2) memberikan pengertian persediaan sebagai berikut :

Persediaan adalah aktiva yang :

a. Tersedia untuk dijual dalam kegiatan usaha normal;

b. Dalam proses produksi dan atau dalam perjalanan; atau

c. Dalam bentuk bahan artau perlengkapan (supplies) untuk digunakan dalam proses produksi atau pemberian jasa.

Menurut Prof. Dr. Zaki Baridwan, M.Sc,. Ak (2004:149) mengemukakan :

“Secara umum istilah persediaan barang dipakai untuk menunjukkan barang-barang yang dimiliki untuk dijual kembali dan digunakan untuk memproduksi barang-barang yang akan dijual”.

Dari pengertian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa persediaan merupakan barang yang dimiliki oleh perusahaan dengan maksud untuk dijual kembali baik secara langsung maupun secara proses produksi.

6.2 Pentingnya Persediaan

Penjualan barang dagangan merupakan sumber pendapatan yang utama bagi perusahaan tersebut. Dalam menetapkan laba bersih, Harga Pokok Penjualan merupakan unsur pengurang terbesar terhadap penjualan. Dalam kenyataannya harga pokok penjualan ini lebih besar dibandingkan dengan gabungan unsur-unsur pengurangan yang lain. Disamping itu bagian yang cukup besar dari sumber daya perusahaan dagang yang akan tertanam dalam persediaan. Biasanya, persediaan barang dagang merupakan bagian terbesar dalam aktiva lancar.

Penetapan nilai persediaan memegang peranan penting untuk proses mempertemukan pendapatan dan biaya pada suatu periode. Harga Pokok barang yang tersedia untuk dijual selama satu periode harus dibagi menjadi dua bagian. Harga Pokok barang yang diterapkan ada didalam persediaan akan muncul dalam neraca sebagai Aktiva Lancar. Bagian lain yaitu Harga Pokok Penjualan, akan dilaporkan dalam perhitungan Laba-Rugi sebagai unsur pengurang terhadap penjualan bersih, sehingga akan menghasilkan laba kotor.

6.3 Jenis-Jenis Persediaan

Jenis dan komposisi persediaan yang dimiliki oleh perusahaan berbeda-beda tergantung pada sifat dan jenis usaha perusahaan yang bersangkutan. Menurut Harnanto (1992:225), Bagi perusahaan dagang yang didalam usahanya adalah membeli dan menjual kembali barang-barang, pada umumnya persediaan yang dimiliki diklasifikasikan sebagai berikut :

1. Persediaan barang dagangan untuk menyatakan barang-barang yang dimiliki dengan tujuan akan dijual kembali dimasa yang akan datang. Barang-barang ini secara fisik tidak akan berubah sampai dengan barang-barang tersebut dijual kembali.

2. Lain-lain persediaan, seperti supplies kantor (toko), dan alat-alat pembungkus da lain sebagainya. Barang-barang ini biasanya akan dipakai (dikonsumsikan) dalam jangka waktu relatif pendek dan akan dibebankan sebagai biaya administrasi dan umum atau biaya pemasaran. Oleh karena itu biasanya terhadap jenis persediaan ini diperlakukan sebagai biaya(biaya dibayar dimuka) atau persediaan supplies.

Sedangkan untuk perusahaan industri (manufaktur) yang didalam usahanya adalah mengubah bentuk atau menambah atau menaikan nilai guna barang melalui suatu tahapan proses produksi sebelum nantinya akan dijual kembali, Harnanto (1992:226) mengklasifikasikan persediaan dalam berbagai kelompok sebagai berikut:

1. Persediaan bahan baku untuk menyatakan barang-barang yang dibeli atau diperoleh dari sumber alam yang dimiliki dengan tujuan untuk diolah menjadi produk jadi.

2. Persediaan produk dalam proses, meliputi barang-barang yang masih dalam pengerjaan dan memerlukan pengerjaan lebih lanjut sebelum barang itu dijual.

3. Persediaan produk jadi, meliputi semua barang-barang yang telah diselesaikan dari proses produksi dan siap untuk dijual.

4. Persediaan barang penolong, meliputi semua barang yang dimiliki untuk keperluan produksi, akan tetapi bukan merupakan bahan baku untuk membentuk produk jadi.

5. lain-lain persediaan, misalnya supplies kantor, alat-alat pembungkus.

Dari kedua pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa persediaan yang dimiliki oleh perusahaan berbeda-beda tergantung pada sifat dan jenis, yaitu persediaan barang dagangan dan lain-lain persediaan. Sedangkan bagi perusahaan industri atau manufaktur, persediaan terdiri dari persediaan produk dalam proses, persediaan produk jadi, persediaan bahan penolong, dan lain-lain persediaan.

6.4 Penentu Nilai Persediaan

Menurut Zaki Baridwan (2004:158), ada beberapa cara yang digunakan dalam menghitung harga pokok penjualan dan harga pokok persediaan akhir, antara lain :

a. Identifikasi khusus

Metode identifikasi khusus didasarkan pada anggapan bahwa arus barang harus sama dengan arus biaya. Untuk itu perlu dipisahkan tiap-tiap jenis barang berdasarkan harga pokoknya dan untuk masing-masing kelompok dibuatkan kartu persediaan sendiri, sehingga masing-masing harga pokok bisa diketahui. Harga pokok penjualan terdiri dari harga pokok barang-barang yang dijual dan sisanya merupakan persediaan akhir. Metode ini dapat digunakan dalam perusahaan-perusahaan yang menggunakan prosedur pencatatan persediaan dengan cara fisik maupun perpetual . tetapi karena cara ini menimbulkan banyak pekerjaan tambahan maupun gudang yang luas maka jarang digunakan.

Untuk mengatasi kesulitan metode identifikasi khusus dapat digunakan metode-metode yang pada dasarnya arus biaya dimana arus barang tidak harus sama dengan arus biayanya. Metode-metode yang didasarkan pada arus biaya adalah MPKP (FIFO), MTKP (LIFO), dan rata-rata tertimbang.

b. Masuk Pertama Keluar Pertama(FIFO)

Harga pokok persediaan akan dibebankan sesuai dengan urutan terjadinya. Apabila ada penjualan atau pemakaian barang-barang maka harga pokok yang dibebankan adalah harga pokok yang paling terdahulu, disusul yang masuk berikutnya. Persediaan akhir dibebani harga pokok terakhir.

c. Rata-Rata Tertimbang (Weighted Average)

Dalam metode ini barang-barang yang dipakai untuk produksi atau dijual akan dibebani harga pokok rata-rata. Perhitungan harga pokok rata-rata dilakukan dengan membagi jumlah harga perolehan dengan kuantitasnya.

d. Masuk Terakhir Keluar Pertama (LIFO)

Barang-barang yang dikeluarkan dari gudang akan dibebani dengan harga pokok pembelian yang terakhir disusul dengan masuk sebelumnya. Persediaan akhir dihargai dengan harga pokok pembelian yang pertama dan berikutnya.

7. TEMPAT PENELITIAN

Penelitian ini dilakukan di Sawangan Depok tepatnya disebuah TOKO INDAH PRATAMA ELEKTRONIK SAWANGAN DEPOK yang bergerak dibidang penjualan barang elektronik

8. METODE PENELITIAN

8.1 Metode Pengumpulan Data

Menurut Pabundu Tika (2005:9) data yang diambil dari perusahaan sebagai bahan analisa dalam penulisan laporan akhir ini adalah:

1. Riset Lapangan (Field Research). Penelitian ini dilakukan dilapangan dalam arti dapat berupa wilayah tertentu (desa, kecamatan, kabupaten, dan sebagainya), lembaga/instansi atau organisasi kemasyarakatan, serta objek-objek alami seperti penelitian tanah, tanaman, hewan, sungai, topografi, dan sebagainya.

2. Riset Kepustakaan ( Library Research ). Penelitian ini menggunakan kepustakaan sebagai sumber data penelitian. Peneliti berusaha mencari data dari berbagai literatur yang berhubungan dengan subjek yang mereka teliti, baik melalui perpustakaan maupun tempat lainnya.

8.2 Teknik Pengumpulan Data

Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam melakukan kegiatan mengumpulkan data yang umum dilakukan adalah:

1. Kuesioner

Kuesioner adalah merupakan suatu daftar, berisi pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab oleh responden atau penjawab kemudian dikirim kembali kepada peneliti.

2. Wawancara

Wawancara merupakan suatu proses tanya jawab lisan, antara dua orang lebih saling berhadap-hadapan secara fisik, yang satu dapat melihat muka yang lain dan wawancara merupakan alat pengumpul informasi yang langsung tentang beberapa jenis data baik yang terpendam (latent), maupun yang mengejawantah atau tampak (Manifest).

3. Observasi

Observasi adalah penangkapan objek melalui alat secara sistematis terhadap peristiwa-peristiwa yang sulit diperoleh lewat wawancara atau kuesioner.

Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis dalam membuat laporan akhir ini adalah kuesioner, wawancara, dan observasi.

8.3 Jenis Data

Pengumpulan data yang cukup merupakan bahan yang penting sebagai dasar untuk membahas suatu pokok bahasan. Definisi data menurut cara memperolehnya menurut J. Supranto (2002:8) adalah sebagai berikut:

“Data primer adalah data yang dikumpulkan sendiri oleh perorangan atau suatu organisasi lansung melalui objeknya.”

“Data sekunder adalah data yang diperoleh dalam bentuk yang sudah jadi, sudah dikumpulkan dan diolah oleh pihak lain dalam bentuk publikasi.”


Hidup Harus Semangaaat!!!!!!!

Mei 20, 2009

Hidup adalah sebuah perjuangan yang harus dilalui dengan melawan semua rasa malas yang sering datang untuk mengcaukan semangat perjuangan ’45


ASUMSI PERANAN PENGANALISIS SISTEM

Mei 20, 2009

RESUME PERTEMUAN 1

a.    Pengertian Sistem
Menurut W. Gerald Cole, Sistem adalah suatu kerangka dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan yang disusun sesuai dengan suatu skema yang menyeluruh, untuk melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi utama dari perusahaan. Adapun prosedur adalah suatu urut-urutan pekerjaan kerani (clerical), biasanya melibatkan beberapa orang dalam satu bagian atau lebih, disusun untuk menjamin adanya perlakuan yang seragam terhadap transaksi-transaksi perusahaan yang sering terjadi.
Sedangkan Steven A. Moscove, mendefinisikan Sistem Informasi Akuntansi sebagai suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, menggolongkan, mengolah, menganalisa, dan mengkomunikasikan informasi keuangan yang relevan untuk pengambilan keputusan kepada pihak-pihak luar (seperti investor dan  kreditor) dan pihak-pihak dalam (terutama manajemen).

b.    Pengertian Informasi
Ada banyak pengertian Informasi yang dapat kita ketahui antara lain
•    Informasi adalah sebuah sumber organisasi dimana harus diatur secara baik seperti sumber daya lainnya.
•    Biaya dihubungkan dengan proses informasi
•    Proses Informasi harus daiatur untuk mendapatkan keunggulan potensial informasi

c.    Tujuan Perancangan Sistem Informasi Akuntansi
1.    Menyediakan informasi bagi pengelolaan kegiatan usaha baru.
2.    Memperbaiki informasi yang dihasilkan oleh sistem yang sudah ada.
3.    Memperbaiki tiongkat keandalan informasi akuntansi dan untuk menyediakan catatan lengkap mengenai pertanggungjawaban dan perlindungan kekayaan perusahaan.
4.    Mengurangi biaya klerikal dalam menyelenggarakan catatan akuntansi

d.    Kategori Sistem Informasi Informasi
Transaction processing systems (TPS)
Office automation systems (OAS)
Knowledge work systems (KWS)
Management information systems (MIS)
Decision support systems (DSS)
Expert systems (ES)
Group decision support systems (GDSS)
Executive support systems (EES)

e.    Analisa Perancangan Sistem
Analisa dan perancangan sistem adalah sebuah pendekatan sistematik untuk mengidentifikasi masalah, kesempatan, tujuan; analisa aliran informasi organisasi; dan merancang sistem informasi terkomputer untuk menyelesaikan sebuah masalah

f.    Fungsi Analisi Perancangan Sistem
•    Sebagai Konsultan Bisnis
•    Men-support para expert dalam berbisnis
•    Agen Perubahan

g.    Siklus Hidup Pengembangan Sistem terdiri atas 7 fase antara lain :
•    Fase 1 yang terdiri atas Pengenalan dan Keterlibatan Personal
•    Fase 2 mengenai bagaimana Menentukan Kebutuhan Informasi dan  Keterlibatan Personal
•    Fase 3 mengenai bagaimana Menganalisa Kebutuhan Sistem, dan Keterlibatan Personal
•    Fase 4 Mengenai Merancang system yang direkomendasikan dan Personnel Involved
•    Fase 5 Mengembangkan dan Mendokumentasikan Program serta Keterlibatan Personal
•    Fase 6 mengenai Testing dan Implementasi Sistem serta Keterlibatan Personal
•    Fase 7 Implementasi dan Evaluasi Sistem dan Keterlibatan Personal


Teruntuk Seorang Ikhw@n Soleh…

Mei 19, 2009

Ku tulis bait ini dalam rangkaian malamku yang panjang
KU ungkap getar ini dalam ragu yang tertahan…
Untukmu seorang ikhwan yang tak juga kunjung datang…
Aku bersama semua baktiku yang tertunda
Bersama sepotong cinta yang tak akan sempurna
Bila tidak juga kau ada…
Untuk calon suamiku yang tidak ku tahu ada dimana
Kelak bila kau datang izinkan bakti dan taatku melebur bersama senyummu..
Izinkan cinta dan kehormatanku terpatri kuat untuk menjaga kehormatanmu…
Untuk calon suamiku yang sedang berdakwah entah dimana
Ketahuilah…
Bahwa aku wanita asing bagimu
Nanti terangkanlah apa – apa yang tidak kumengerti darimu
Terangkanlah apa-apa yang tidak tersukai darimu
Agar istri solehah menjadi mahkota mendampingimu…
Untuk calon suamiku yang masih sibuk dalam kelelahanmu…
Ketahuilah bahwa aku selalu menunggumu..
Menunggu menjadi kendaraan yang nyaman buatmu..
Menjadi rumah yang lapang untukmu…
Menjadi penunjuk jalan yang lurus untukmu…
Menjadi penyejuk hatimu…
Dan Wahai engkau calon pengobat cintaku…
Bila nanti Allah rizkikan engkau untukku
Maka semoga aku juga menjadi rizki mulia untukmu…
Bersama menyempurnakan hati dalam Mahabah-Nya..
Menyemarakan dakwah dengan para Jundi – jundi Allah…
Aku bersama kesederhanaan yang terbalut takwamu…
Bersama menggapai perjuangan ini…
Yang karenamu Allah semakin sayang padaku…
Pada dakwahku…